Ramadhan, Bulan Peningkatan Ibadah PDF Cetak Surel
Penilaian Pengguna: / 0
JelekBagus 
Ditulis oleh Administrator   
Rabu, 08 September 2010 01:48

  (BANJARNEGARA) - Bila selama ini kita baru melaksanakan ibadah sebatas menjalankan yang wajib-wajib saja, maka kita baru masuk ke dalam golongan takwa. Nah, bulan puasa memberikan kesempatan emas untuk meningkatkan kualitas iman dan taqwa dengan cara  meng-up grade ibadah ke tingkatan lebih tinggi.

Upaya tersebut dikenal dengan istilah abror atau melaksanakan ibadah lebih dari wajib. “Jadi, selain yang wajib-wajib, sunah-sunah ibadah juga dikerjakan” kata H. Afit Juliet Nurcholish, MA, Dai tarawih keliling Pemkab di Masjid At Taqwa, Dusun Semarang, Desa Kasmaran, Kecamatan Pagentan, Jumat malam (03/09).

         Abror, lanjutnya, juga berarti meninggalkan hal-hal yang makruh seperti merokok, menjaga lisan dari omongan tidak berguna, menjaga kebersihan diri dari bau yang tidak sedap, dan sebagainya. “Baju yang dipakai baju gamis. Tapi nek gulone wis kotor lan seminggu rung dikumbah. Trus wis mulai mambu ra enak, ngganggo klambi kue nggo jamaah ya dadine makruh. Melas batir kanan-kirine” ujarnya.

         Lalu apa pahala bagi mereka yang telah mengerjakan abror dengan baik. “Selain kualitas keimanan dan ketaqwaan yang meningkat, jaminan bagi orang-orang yang melaksanakan abror dengan baik adalah surga” katanya.

         Sebelumnya, Bupati Drs. Ir. H. Djasri, MM, MT mengutarakan tentang instruksi Bupati kepada seluruh jajaran pemkab, termasuk sekolah-sekolah untuk menyediakan waktu untuk sholat berjamaah. “Saya telah isntruksikan melalu surat resmi agar menjelang masuk waktu dhuhur kegiatan sekolah diistirahatkan. Ini agar memberi kesempatan siswa-siswi untuk mengambil air wudhu untuk sholat berjamaah” katanya.

         Kenapa ini saya tempuh, lanjutnya, karena saya yakin bila kita semua rajin beribadah maka Allah akan memakmurkan daerah kita. “Anak-anak kita harus dikenalkan dengan Al Quran agar selalu dibaca, dipahami dan diamalkan ajaran-ajarannya” urainya.

         Hal ini dikandung maksud bahwa anak-anak adalah generasi milik masa depan. Mereka hidup di masa depan. Mereka lah yang akan menggantikan kita semua mengurus Banjarnegara. “Saya berharap akan terlahir generasi pemimpin Banjarnegara masa depan yang beriman dan bertaqwa. Paling tidak upaya-upaya tersebut mampu memagari mereka dari tindak kejahatan dan korupsi” katanya.

         Di kesempatan yang sama, Muhammad Asrori, Ketua Takmir Masjid At Taqwa menyatakan rasa syukurnya kedatangan Tim Tarling kabupaten. “Bagi masyarakat Kasmaran dan khususnya jamaah masjid At Taqwa, kehadiran Tim Tarling ini merupakan suatu kehormatan” katanya.

         Lebih lanjut Asrori juga menyinggung rencana Takmir membangun sisi depan masjid yang rencananya dilaksanakan pada tahun 2011. Bila pada saatnya nanti rencana tersebut diwujudkan, Ia mohon perhatian dari Bupati terkait dengan bantuan anggaran pembangunan. “Mohon doa restu dan perhatian Bupati pada saatnya nanti, agar pembangunan tersebut dapat terlaksana dengan baik” katanya. (**--ekobr) 
 

 

 

 

Terakhir Diperbaharui pada Kamis, 09 September 2010 17:10
 
You are here