IPHI Kutabanjarnegara Bagikan 400 Paket Zakat PDF Cetak Surel
Penilaian Pengguna: / 0
JelekBagus 
Ditulis oleh Administrator   
Kamis, 09 September 2010 17:12

(BANJARNEGARA) - Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kutabanjarnegara, Minggu (05/09) bertempat di Balai Kelurahan Kutabanjarnegara membagikan 400 paket zakat kepada para mustahiq se Kelurahan Kutabanjarnegara.

Paket zakat terdiri dari beras 5 kg, 1 stel pakaian baru dan 2 stel pakaian pantas pakai, serta uang pengganti ongkos transport. “Kita berharap paket zakat ini dapat meringankan dan menggembirakan para mustahiq menyambut hari raya idul fitri 1431 H” kata Rahmat Mubasyir ketua IPHI Kutabanjarnegara.

Jumlah paket zakat yang dibagikan ramadhan tahun ini, lanjutnya, meningkat dibanding tahun sebelumnya. Dari 360 paket di tahun lalu meningkat menjadi 400 paket. “Ini tidak lepas dikarenakan bertambahnya jumlah anggota IPHI usai musim Haji 1430 H tahun lalu” katanya.

Menurutnya, selain kegiatan amaliah bulan ramadhan dan pembagian zakat ini, IPHI Kutabanjarnegara juga memberikan bantuan pendidikan kepada sejumlah siswa berbakat. Melalui dana bantuan pendidikan ini seluruh biaya sekolah anak ditanggung penuh. Tercatat enam orang anak setingkat SLTP dan SLTA yang sekarang tengah menerima bantuan tersebut. “Dari enam orang anak, dua orang bersekolah di sebuah Pondok Pesantren di Temanggung” urainya.

Yanti, Lurah Kutabanjarnegara, menyambut baik diselenggarakannya kegiatan tersebut. Ia meyakini pembagian zakat yang didasari perintah agama tersebut mampu membantu mengurangi beban ekonomi dan sosial warganya. Ia beralasan, perayaan Idul Fitri yang sudah seperti budaya ini seringkali mendorong warga untuk berperilaku konsumtif. Bagi yang mampu, lanjutnya, mungkin situasi ini tidak terlalu membebani, tapi bagi mereka yang kekurangan akan terasa berat. “Semoga dengan pembagian paket zakat ini dapat menjadikan kita dapat bergembira bersama di hari yang fitri” katanya.

Sementara itu Yu Soli (70 th), janda sepuh warga RT 05 RW 03 menyatakan kegembiraannya menerima bantuan paket zakat ini. Ia merasa tenang karena 5 kg beras yang diterima mampu untuk mencukupi kebutuhan makannya sampai beberapa hari ke depan. “Sing jelas, badan-badan ra bingung mikirna mangan” katanya.

Pada kesempatan memilih pakaian pantas pakai, Ia memilih rukuh dan sajadah untuk melaksanakan sholat ied di hari raya nanti serta untuk melaksanakan sholat wajib sehari-hari. “Rukuh dan sajadah yang saya punya sudah rusak. Padahal keduanya merupakan sarana saya untuk mencari sangu di akhirat” katanya. (**--ekobr)



Terakhir Diperbaharui pada Kamis, 09 September 2010 17:15
 
You are here