Hikmah Peringatan Isra' Mi'raj PDF Cetak Surel
Penilaian Pengguna: / 0
JelekBagus 
Ditulis oleh Admin2   
Jumat, 01 Juli 2011 01:50

(BANJARNEGARA) - Panitia Pengajian Umum Kabupaten Banjarnegara untuk kesekian kalinya di tahun 2011 mengadakan Pengajian Umum Peringatan Isra' Mi'raj yang diselenggarakan di Pendopo Dipayudha Adigraha beberapa waktu lalu. Pembicara Pengajian H. Anang Rizka Masyadi, LC, MA.dari Pimpinan Pondok Modern dari Pekalongan.

Pembicara pengajian H. Anang Rizka Masyadi, LC, MA meyampaikan bahwa hikmah utama yang dapat dipelajari dari peristiwa Isra' Mi'raj adalah turunya perintah Sholat dari Allah SWT kepada manusia. Selain itu, Peristiwa Isra' Mi'raj yang merupakan mukjizat yang terjadi tidak di hadapan kaumnya menunjukkan bahwa peristiwa tersebut sarat dengan muatan keimanan. Akan sulit bagi seseorang yang tidak beriman untuk mempercayai peristiwa tersebut. “Dibutuhkan frame ke-ilahi-an untuk mempercayai peristiwa tersebut.” urainya.

Peristiwa Isra' Mi'raj merupakan kehendak Allah SWT. Allah yang menggerakan Nabi Muhammad SAW untuk melintasi langit hingga tataran ke tujuh hanya dalam waktu satu malam dan tanpa terluka sedikitpun. Hal tersebut menunjukkan bukti kekuasaan Allah SWT. “Maka seperti firman Allah SWT, Kun Faya Kun, bila Allah berkendak, maka jadilah” katanya.

Peristiwa Isra' Mi'raj juga mengajarkan kepada kita hikmah tentang Ilmu Pengetahuan tentang jagad yang maha luas dan hikmat untuk tidak bersikpa sombong di muka bumi. Seperti kata pepatah, di atas langit masih ada langit.

Selanjutya Anang menunjukan bukti ilmiah, bahwa bumi yang kita huni ini begitu kecilnya dibandingkan pusat tata surya Matahari. Bumi ibarat hanya satu noktah disbanding Matahari. Padahal matahari hanya merupakan satu dari ribuan galaksi. Kalau sudah tahu begini, layakah kita sombong. “Bersujudhlah atas nama Allah Maha Besar, dan kita manusia maha lemah dan kerdil” katanya.

Ketua PPU, H. Kamali, BA dalam sambutan pengantarnya mengatakan, PPU mempunyai sejumlah agenda kegiatan Pengajian Umum yang diselenggarakan baik di tingkat Kabupaten maupun di tingkat Kecamatan. Kegiatan ini diupayakan oleh PPU dalam rangka membina semangat keagamaan warga masyarakat dan juga membina kerukunan dan toleransi antar umat. “Hubungan yang baik antar ormas yang ditujukan oleh adanya kerjasama yang solid antar pimpinan ormas di PPU, hendaknya menular dan menyemangati hubungan antar umat di bawah” katanya.

Sudah dibuktikan bahwa sikap toleransi dan saling menghormati yang dijunjung tinggi serta dikembangkan dalam organisasi inilah yang mendorong PPU tetap bertahan. “Perbedaan yang ada kita hormati, tapi tidak harus menjadi ganjalan bagi umat Islam untuk bekerja sama” katanya.

Sementara itu, Bupati Drs. Ir. Djasri, MM, MT dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas peranan yang telah dijalankan oleh PPU dalam mengembangkan dakwah keagamaan di Kabupaten Banjarnegara. “Jabatan saya tinggal empat bulan, tapi saya berharap Bupati yang akan dating terus bekerjasama dengan PPU dalam membina umat Islam di Banjarnegara” katanya. (**--ebr)

Terakhir Diperbaharui pada Jumat, 01 Juli 2011 02:03
 

Kuliner Khas Banjarnegara

leye soto  Kacang Jenang purwaceng dawet ayu
You are here