Gema Takbir Idul Adha PDF Cetak Surel
Penilaian Pengguna: / 1
JelekBagus 
Ditulis oleh Admin2   
Jumat, 04 November 2011 02:08

(BANJARNEGARA) - Menyambut datangnya Hari Raya Idul Adha 1432 Hijriyah yang jatuh pada hari Ahad, 6 November 2011, Pengurus Peringatan Hari-Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Banjarnegara akan menyelenggarakan Gema Takbir Idul Adha yang akan dilaksanakan pada Sabtu malam harinya. Menurut Ketua Panitia Gema Takbir Dwi Suryanto, S. Sos., Kamis (03/11), di kantornya, tujuan dari diselenggarakannya kegiatan Gema Takbir adalah untuk syiar Islam.

Untuk meramaikan kegiatan ini, lanjutnya, Panitia telah menyebar undangan kepada 53 kelompok, baik dari kalangan Sekolah meliputi SMP/MTs dan SMA/MA, Pondok Pesantren dan umum. “Secara khusus Panitia mengundang perwakilan dari masing-masing kelurahan dan perwakilan dari masing-masing ormas yang ada” katanya.

Route Gema Takbir mengikuti rute Gema Takbir tahun sebelumnya yaitu peserta diberangkatkan dari tiga titik keberangkatan. “Peserta yang masuk wilayah zona Banjarnegara utara diberangkatkan dari Bank Surya Yudha Rejasa, wilayah barat dari halaman Kantor Dishubkominfo Semampir, sedangkan dari Timur diberangkatkan dari halaman Kelurahan Parakancanggah” katanya.

Gema takbir ini, kata Dwi, dilombakan. Unsur-unsur yang dinilai yaitu lafal takbir, kekompakan, kerapian dan kreativitas. ”Khusus untuk lafal takbir diutamakan yang sesuai dengan kaidah tajwid. Untuk bantuan, sebelum peserta diberangkatkan dari panitia akan ada yang memberi contoh bagaimana lafal takbir yang benar” katanya.

Total jumlah hadiah 9 ekor kambing. Kejuaraan yang diambil juara 1, 2, 3, untuk masing-masing kategori yaitu Pelajar dan Umum. “Tiga hadiah kambing lainnya untuk peraih juara favorit yang diambilkan dari masing-masing titik” katanya.

Sudarto, Takmir Masjid Al Ikhlas Rejasa menyambut baik diselenggarakannya Gema Takbir. Apalagi dengan model keberangkatan dari tiga titik yang membuat warga di desanya ikut menikmati keramaian. “Tapi tetap saya minta dengan hormat kepada panitia untuk memperhatikan keamanan peserta di jalan raya. Kadang saya ngeri kalau melihat lalu lintas sekarang ini. Orang naik motor sering ngebut saja seenaknya. Waspada sejak awal itu lebih baik supaya jangan sampai ada kecelakaan” katanya. (**--ebr)

Terakhir Diperbaharui pada Jumat, 04 November 2011 02:12
 

Kuliner Khas Banjarnegara

leye soto  Kacang Jenang purwaceng dawet ayu
You are here