Bupati Lantik Dua Kades PDF Cetak Surel
Penilaian Pengguna: / 0
JelekBagus 
Ditulis oleh Administrator   
Jumat, 22 Oktober 2010 02:12

(BANJARNEGARA) – Marno (30 th) akhirnya resmi ditetapkan sebagai Kades Karanganyar Kalibening menggantikan Slamet Widodo (45 th) yang telah divonis hukuman 1 tahun penjara karena kasus korupsi. Kamis pagi (21/10) bertempat di Pendopo Dipayudha Adigraha bersama Hartomo (28 th) dari Beji Pejawaran, Ia dilantik secara resmi sebagai Kepala Desa.

Bupati Drs. Ir. Djasri, MM, MT dalam sambutanya menyatakan bahwa Kades merupakan pemimpin tertinggi di tingkat desa dan juga merupakan wakil pemerintahan di atasnya. Karena itu Ia berharap setelah dilantik Kades harus mampu bersikapa arif dan mengayomi aneka kelompok yang ada. “Rangkul juga Kades dan massa pendukung Kades yang kalah” katanya.

Djasri mengharapkan dalam melaksanakan pemerintahannya Kades yang baru juga harus mengajak serta elemen pemerintahan desa yang ada untuk berembug. Jangan jalan sendiri-sendiri. Ikuti aturan yang ada karena aturan tersebut sesungguhnya merupakan rambu-rambu yang harus ditaati. Karena itu, Djasri berharap semua peraturan perundahang-undangan, termasuk Perda Propinsi dan Perda Kabupaten untuk dipelajari dengan cermat. “Kalau kita bekerja sesuai dasar hukumnya. Tak jamin Insya Allah aman” katanya.

Berkait dengan banyaknya aliran dana ke Desa, termasuk diantaranya Alokasi Dana Desa dan PNPM Mandiri, Djasri berharap untuk dikelola dengan baik dan benar. Transparansi penggunaan anggaran, imbuhnya, perlu dikedepankan agar tidak terjadi saling curiga mencurigai. “Ndak usah neko-neko. Hidup jadi tenang” katanya.

Sementara itu, Marno Kades yang baru dilantik menyatakan kesiapannya untuk menjalankan tugas meskipun Ia menyadari ada sejumlah pekerjaan berat menanti. Mengembalikan kondisi dan kepercayaan masyarakat pada pemerintahan desa, lanjutnya, adalah prioritasnya. Hal tersebut tidak lepas dari situasi dan kondisi yang menyebabkan lengsernya mantan Kades. “Meski begitu saya telah berupaya untuk merangkul semua kelompok untuk bersatu kembali membangun desa” katanya. (**--eko)

 

 

Terakhir Diperbaharui pada Jumat, 22 Oktober 2010 02:15
 

Kuliner Khas Banjarnegara

leye soto  Kacang Jenang purwaceng dawet ayu
You are here