Potensi Investasi Sektor Pertanian

Pembangunan pada sektor pertanian diarahkan pada upaya peningkatan mutu, produksi dan pemasaran hasil pertanian serta mengembangkan usaha tani terpadu guna memantapkan swasembada pangan, memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, meningkatkan komoditi-komoditi ekspor, komoditi bahan-bahan industri dalam negeri, meningkatkan taraf hidup petani, mendorong perluasan dan pemerataan kesempatan berusaha dan kesempatan kerja serta mendorong peran serta swasta untuk mengembangkan potensi pertanian.

1.  S alak

Kabupaten Banjarnegara sebagian besar tanahnya merupakan  lahan kering, dengan keadaan alamnya berbukit,  sangat cocok untuk usaha pertanian tanaman salak yang merupakan komoditas andalan dan telah dikenal di berbagai daerah. Tanaman salak lokal didaerah ini  sudah terkenal sampai keluar daerah karena rasanya yang manis dan masir. Namun dengan berkembanganya sektor pertanian saat ini, populasi salak lokal sudah berkurang dan digantikan dengan salak pondoh yang rasanya lebih manis serta  mempunyai nilai jual yang lebih tinggi dibandingkan dengan salak lokal.

Tanaman salak terdapat di 18 Kecamatan Se-Kabupaten Banjarnegara ( kecuali Kec. Rakit dan Kec. Batur), namun Kecamatan yang memiliki produksi tertinggi adalah Kecamatan Madukara (135.958,2 ton), Kecamatan Banjarmangu (26.522,3 ton), Kecamatan Pagentan (18.474,7 ton) dan Kecamatan Sigaluh (5.584,9 ton)

- Kapasitas produksi salak Kabupaten Banjarnegara 193.662,1 ton / tahun

- Jumlah tanaman yang produktif di Kabupaten Banjarnegara 12.651.800 pohon

Jenis Salak ada 2 Macam Yaitu Jenis Lokal dan Pondoh dengan perbandingan jumlah  tanaman 50:50 %.
Setiap hari produk salak Banjarnegara di kirim ke Jakarta, Jawa Barat dan Surabaya.

2.  K entang

Usaha Tani Kentang di Kabupaten Banjarnegara sudah di usahakan oleh petani sejak lama dan berlangsung secara turun-temurun. Pengusahaan
dilakukan secara modern dengan tingkat intensifikasi yang tinggi.


- Lokasi Penyebaran :

Tanaman Kentang terdapat di 4 Kecamatan antara lain Pejawaran (luas panen 3.510 Ha dengan produksi 50.400 ton), Batur (luas panen 4.564 Ha dengan produksi 74.001 ton), Wanayasa (luas panen 352 Ha dengan produksi 8.908,5 ton) dan Kalibening (luas panen 8 Ha dengan produksi 108 ton)

- Kapasitas produksi kentang Kabupaten Banjarnegara 133.417,5 ton/tahun.

- Luas panen tanaman kentang Kabupaten Banjarnegara 8.434 Ha

Kabupaten Banjarnegara yang mempunyai ketinggian lebih dari 1.000 meter diatas permukaan laut serta hawanya yang  dingin sangat memungkinkan untuk tanaman kentang berkembang dengan baik.


Kerjasama yang diharapkan berupa pendirian pabrik pengolahan kentang.


3. Jamur Tiram

Jamur tiram sebagai bahan  makanan yang berkhasiat menambah kekuatan fisik, komposisi senyawa yang terkandung dalam jamur tergantung pada jenis dan tempat tumbuh jamur tersebut, tetapi pada umumnya memiliki kandungan protein yang tinggi, rendah lemak sehingga lebih aman dikonsumsi..

UD Alam Sejahtera membudidayakan jamur tiram ini dikelompokkan dalam 5 segmen yaitu : 1. Pembibitan, 2. pembuatan media/substrat tanam, 3. Penumbuhan budidaya, 4 Penanganan pasca panen , 5. Pemasaran dan penjualan (jamur segar/olahan)

UD Alam Sejahtera memfokuskan usaha pada segmen pertama ,kedua dan kelima.

4.  Jagung

Kabupaten Banjarnegara cukup Potensial dalam menghasilkan Jagung. Jenis Jagung yang di usahakan oleh para Petani ada 2 jenis yaitu Lokal dan komposit Hibrida.

- Lokasi Penyebaran :

Jagung terdapat di 20 Kecamatan Se-Kabupaten Banjarnegara, namun Kecamatan yang memiliki produksi tertinggi adalah Kecamatan Purwonegoro (14.585 ton), Kecamatan Pagentan (13.306,40 ton), Kecamatan Pejawaran (12.901,80 ton) dan Kecamatan Wanayasa (10.897,10 ton)

- Kapasitas produksi jagung Kabupaten Banjarnegara 92.859,92 ton / tahun

- Luas panen jagung Kabupaten Banjarnegara 25.792 Ha

5.  Ubi Kayu

Kabupaten Banjarnegara sangat potensial di bidang Ubi kayu.

- Lokasi Penyebaran :

Tanaman ubi kayu terdapat di 19 Kecamatan Se-Kabupaten Banjarnegara (kecuali Kec. Batur), namun Kecamatan yang memiliki produksi tertinggi adalah Kecamatan Purwonegoro (92..545 ton), Kecamatan Bawang (34.689 ton), Kecamatan Punggelan (25.984,55 ton) dan Kecamatan Mandiraja (18.260,50 ton)

- Kapasitas produksi ubi kayu Kabupaten Banjarnegara 243.296,75 ton / tahun

- Luas panen ubi kayu Kabupaten Banjarnegara 11.142 Ha

6. Durian

- Lokasi Penyebaran :

Tanaman Durian terdapat di 13 Kecamatan Se-Kabupaten Banjarnegara (Kec. Susukan, Pwj. Klampok, Mandiraja, Purwonegoro, Bawang, Banjarnegara, Sigaluh, Madukara, Banjarmangu, Wanadadi, Punggelan, Pagentan dan Pandanarum), dengan Kecamatan yang memiliki produksi tertinggi adalah Kecamatan Banjarmangu (7.693 kwt), Kecamatan Purwonegoro (1.537 kwt) dan Kecamatan Sigaluh (1.154 kwt).

- Kapasitas produksi durian Kabupaten Banjarnegara 15.860 kwt / tahun

- Jumlah tanaman durian yang produktif Kabupaten Banjarnegara sebanyak 24.224 pohon



Read 9551 times Last modified on Sabtu, 07 Januari 2012 07:21

Kuliner Khas Banjarnegara

leye soto  Kacang Jenang purwaceng dawet ayu
You are here