PROFIL
KECAMATAN MANDIRAJA
A. Letak Geografis Kecamatan Mandiraja
Wilayah Kecamatan Mandiraja merupakan bagian dari Wilayah Administrasi Kabupaten Banjarnegara sebelah Barat dengan luas wilayah 5.261.836 Ha
Kecamatan Mandiraja secara administrasif dibatasi oleh :
a. Sebelah Utara : Kecamatan Rakit
b. Sebelah Timur : Kecamatan Purwonegoro
c. Sebelah Selatan : Kecamatan Sempor Kabupaten Kebumen
d. Sebelah Barat : Kecamatan Purwareja – Klampok
Wilayah Kecamatan Mandiraja terdiri atas daerah perbukitan disebelah selatan yang meliputi 6 desa yaitu desa Salamerta, Glempang, Kebanaran, Kaliwungu, Somawangi dan desa Jalatunda. Sedangkan 10 desa lain yang merupakan dataran rendah yaitu Desa Mandiraja Wetan, Mandiraja Kulon, Kebakalan, Banjengan, Kertayasa, Panggisari, Candiwulan, Blimbing, Purwasaba dan desa Simbang.

B. Kondisi Pemerintahan
Secara administrasi Kecamatan Mandiraja terdiri atas 16 desa, 72 RW/dusun, 380 Rt. Kemudian jumlah pegawai Negeri Sipil (PNS) di kantor Kecamatan Mandiraja sebanyak 28 orang.
Untuk jelasnya tentang nama desa dan jumlah RW/dusun dan jumlah RT dapat dilihat pada tabel dibawah ini :
Jalatunda
Jumlah RW : 5
Jumlah RT : 37
Somawangi
Jumlah RW : 8
Jumlah RT : 45
Kaliwungu
Jumlah RW : 8
Jumlah RT : 23
Kebanaran
Jumlah RW : 10
Jumlah RT : 23
Glempang
Jumlah RW : 5
Jumlah RT : 33
Salamerta
Jumlah RW : 2
Jumlah RT : 17
Purwasaba
Jumlah RW : 5
Jumlah RT : 31
Blimbing
Jumlah RW : 2
Jumlah RT : 13
Panggisari
Jumlah RW : 5
Jumlah RT : 23
Candiwulan
Jumlah RW : 2
Jumlah RT : 14
Simbang
Jumlah RW : 2
Jumlah RT : 14
Kertayasa
Jumlah RW : 5
Jumlah RT : 34
Banjengan
Jumlah RW : 3
Jumlah RT : 11
Mandiraja Kulon
Jumlah RW : 4
Jumlah RT : 27
Kebakalan
Jumlah RW : 3
Jumlah RT : 10
Mandiraja Wetan
Jumlah RW : 3
Jumlah RT : 23
Jumlah RW : 72
Jumlah RT : 380
dapat diketahui bahwa untuk jumlah RW/Dusun rata – rata 5 RW sedikitnya 2 RW, sedangkan jumlah RT terbanyak adalah desa Somawangi sejumlah 45 Rt, dan yang paling sedikit 10 RT desa Kebakalan. Oleh karena itu dalam rangka pelaksanaan otonomi daerah dengan mengedepankan efektifitas dalam pelaksanaan tugas pegawai, maka dorongan serta kemampuan aparat wilayah akan sangat mendukung keberhasilan pelaksanaan pembangunan disegala bidang.
C. Kondisi Kependudukan
Penduduk bagi suatu wilayah merupakan modal dasar dalam pelaksanan pembangunan, hal ini sangat mendorong terciptanya otonomi daerah yang lebih mengedepankan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Penduduk sebagai sumber daya yang mampu memberikan kontribusi riil kepada daerah harus ditingkatkan taraf kemampuannya serta semangat dan ikut serta mendukung pelaksanaan otonomi daerah. Banyaknya penduduk wilayah Kecamatan Mandiraja pada ahir tahun 2008 tercatat sebanyak 66.829 jiwa atau naik sejumlah 244 jiwa dibanding tahun 2006 dengan laju pertumbuhan penduduk rata – rata pertahun sebesar 0,23 %. Jumlah wanita lebih besar dari penduduk pria, ditunjukkan dengan sex ratio (jenis kelamin) sebesar 96,18 yang berarti dari setiap penduduk wanita 100, terdapat penduduk pria 96 jiwa, jumlah KK pada akhir tahun 2008 tercatat 16.838 KK dengan rata – rata setiap KK 4 jiwa perkepala keluarga.
a. Jumlah Penduduk
Kecamatan Mandiraja dalam angka tahun 2009 dapat diketahui bahwa penduduk untuk kelompok umur 0 – 4 tahun sebanyakk 62,51 jiwa atau 9,35 %, kelompok umur 5 – 9 tahun sebayak 6,960 jiwa, atau10 %, antara umur 10 -14 tahun sebanyak 7.217 jiwa atau 10,81 %, antara umur 15 – 19 tahun sebayak 62,83 jiwa atau 9,40 %, antara 20 m- 24 tahun sebanyak 5,971 jiwa atau 8,94 % antara umur 25 – 29 tahun 5.263 jiwa atau 7,88 % , anatara umur 30 - 34 tahun sebanyak 5.082 jiwa atau 7,60 %,antara umur 40 - 44 tahun sejumlah 4.364 jiwa atau 4,86 %,antara umur 45 – 49 sebesar 3.248 Jiwa atau 4,86 %, antara umur 50 – 54 tahun sebanyak 2.696 jiwa atau 4,04%,antara umur 55 – 59 sebanyak 2.536 jiwa atau 3,79 % antara umur 60 – 64 tahun sebanyak 2.045 jiwa atau 3,06 %, antara umur 65 tahun keatas sebanyak 3.739 jiwa atau 5,59 %. Maka jumlah keseluruhan penduduk menurut kelompok umur di kecamatan mandiraja yang berjenis kelamin laki – laki dan perempuan berimbang yaitu untuk laki –laki sebanyak 32.764 jiwa atau 49,02 % dan perempuan 34.065 jiwa atau 50,98 %
b. Mata Pencaharian
Penduduk yang mata pencaharian di bidang pertanian sebanyak 18.219 orang atau 43,44 %, buruh tani 12.882 atau 30,72 %, buruh industri 885 orang atau 2,11 % buruh bangunan 1.1175 orang atau 2,80 %, perdagangan 3.542 orang atau 8,44 % angkutan 887 orang atau 2,12 % , PNS 1.318 orang atau 3,14 %, TNI/POLRI 178 orang atau 0,42 %, pensiunan 364 oerang atau 0,86 %, Pengusaha 318 orang atau 0,75 %, Pensiunan 364 orang atau 0,86 %, Pengusaha 318 orang atau 0,75 %, lainnya 2.166 orang atau 5,20 %.
2. VISI DAN MISI SKPD KECAMATAN MANDIRAJA
Visi Kecamatan Mandiraja “Mewujudkan Kecamatan Mandiraja yang Mandiri Berkualitas Sejahtera Bermanfaat Berdasarkan Pancasila”
Misi :
- Menyelenggarakan Pemerintahn yang efisien efektiv dan bersih (bebas KKN) dengan mengutamakan masyarakat.
- Meningkatkan sumber-sumber pendanaan dan infestasi pembengunan
- Mengembangkan pem,berdayaan masyarakat dan kemitraan dalam melaksanakan pembangunan
- Meningkatkan kualitas dan kecerdasaan sumber daya manusia dalam pembangunan yang berkelanjutan
- Memulihkan dan meningkatkan pertumbuhan perekonomian rakyat dari keterpurukan ekonomi nasional
- Menciptakan rasa aman dan tentram dalam suasana kehidupan yang demokratis dan agamis.
